MONITORING EVALUASI LAYANAN DAN TENAGA PERPUSTAKAAN DENGAN DISCREPANCY EVALUATION MODEL
DOI:
https://doi.org/10.52423/jlpi.v5i2.75Keywords:
Kesenjangan, Madrasah, Monitoring dan evaluasi, PerpustakaanAbstract
Perpustakaan sekolah memiliki peran penting sebagai penyedia sumber informasi yang mendukung kegiatan pembelajaran di sekolah. Oleh karena itu, untuk memastikan peran perpustakaan berjalan sebagaimana mestinya perlu dilakukan monitoring dan evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian program dan layanan Perpustakaan MTsN 2 Bandung dengan standar yang ada. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah deskriptif evaluatif dengan pendekatan kualitatif. Model evaluasi yang digunakan adalah Discrepancy Evaluation Model dan mengacu pada Standar Nasional Perpustakaan Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa beberapa aspek telah memenuhi kriteria yang ditetapkan, seperti jam operasional dan integrasi dengan kurikulum. Namun, terdapat kesenjangan pada beberapa aspek seperti pelaksanaan program membaca, program pendidikan pemustaka, dan program literasi informasi yang belum terorganisir dengan baik, pelaporan kegiatan, promosi perpustakaan, serta jumlah dan kualifikasi tenaga perpustakaan. Saran untuk perbaikan meliputi pengembangan program literasi yang berkelanjutan, penguatan kegiatan promosi, peningkatan kolaborasi dengan pihak eksternal, serta penambahan jumlah pustakawan. Evaluasi ini memberikan landasan bagi pengembangan strategi layanan perpustakaan madrasah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
References
Ardiansah, A., Komara, D. A., & Halimah, L. (2022). Evaluation of the library management program as a learning resources with Discrepancy Model. Curricula: Journal of Curriculum Development, 1(1), 87-100. .https://doi.org/10.17509/curricula.v1i1.48538
Ariefni, D. F., & Legowo, M. B. (2018). Penerapan konsep monitoring dan evaluasi dalam sistem informasi kegiatan mahasiswa di Perbanas Institute Jakarta. Jurnal Teknik Informatika Dan Sistem Informasi, 4(3), 422–432. http://dx.doi.org/10.28932/jutisi.v4i3.876
Artana, I. K. (2019). Upaya mengoptimalkan peran perpustakaan sekolah melalui pengelolaan yang profesional. ACARYA PUSTAKA: Jurnal Ilmiah Perpustakaan Dan Informasi, 6(1), 1-9. https://doi.org/10.23887/ap.v6i1.22181
Barida, M. (2016). Evaluasi pelaksanaan layanan dasar bidang pribadi-sosial di SMP Negeri 1 Yogyakarta. Jurnal Fokus Konseling, 2(1), 21-30. https://doi.org/10.52657/jfk.v2i1.128
Jamalludin, J. (2022). Evaluasi program pelaksanaan supervisi melalui Decrapancy Evaluation Model (DEM) dalam meningkatkan kinerja guru. Al-Rabwah, 16(01), 11–22. https://doi.org/10.55799/jalr.v16i01.152
Kurnianingsih, I., Rosini, R., & Ismayati, N. (2017). Upaya peningkatan kemampuan literasi digital bagi tenaga perpustakaan sekolah dan guru di wilayah Jakarta pusat melalui pelatihan literasi informasi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 61-76.
Muryadi, A. D. (2017). Model evaluasi program dalam penelitian evaluasi. Jurnal Ilmiah Penjas (Penelitian, Pendidikan Dan Pengajaran), 3(1).
Mustafa, P. S. (2021). Model discrepancy sebagai evaluasi program pendidikan. Palapa, 9(1), 182-198. DOI: 10.36088/palapa.v9i1.1067
Nurrochman, T., Sumardi, S., & Muhibbin, A. (2024). Evaluasi program parenting di sekolah dasar menggunakan discrepancy evaluation method. Jurnal Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Borneo, 5(1), 47-61. https://doi.org/10.21093/jtikborneo.v5i3.7003
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. (2017). Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 tentang Standar Nasional Perpustakaan Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah. Perpustakaan Nasional RI.
Prihartanta, W. (2015). Perpustakaan sekolah. Jurnal Adabiya, 1(81), 1-14.
Rochmah, E. A. (2016). Pengelolaan layanan perpustakaan. Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 277-292.
Rohmah, S. (2015). Penjaminan mutu pengelolaan perpustakaan sekolah. Manajer Pendidikan: Jurnal Ilmiah Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana, 9(5), 644-650.. https://doi.org/10.33369/mapen.v9i5.1168
Sakinah, S., Karnati, N., & Supadi, S. (2020, March). Evaluasi program gerakan literasi sekolah di SMA Negeri Jakarta Selatan Wilayah II Kecamatan Tebet. In PROSIDING SEMINAR NASIONAL IPPeMas, 1(1), 438-444.
Saputra, W. N. E. (2019). Evaluasi model discrepancy: Salah satu model evaluasi program konseling. Insight, 8(1).
Setiani, S., & Silvana, H. (2016). Kerjasama antara guru dengan pustakawan dalam layanan perpustakaan sekolah dasar hikmah teladan. Edulib, 6(2), 147-153. https://doi.org/10.17509/edulib.v6i2.5026.g3574
Wandasari, H., Loekman, A. S., Pratiwi, A. E., & Kusuma, N. I. L. (2024). Evaluasi program kesetaraan paket c berbasis model provus di PKBM Budi Utama. Cendekia: Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 97-106.
Yanti, M. E., & Desriyeni, D. (2024). Evaluasi implementasi standar nasional perpustakaan sekolah menengah atas (SNP 12: 2017) di Perpustakaan SMKN 1 Lembah Gumanti. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 7(3), 10912-10917. https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i3.32053
Yusron, R. D. R., & Huda, M. M. (2021). Analisis perancangan sistem informasi perpustakaan menggunakan model waterfall dalam peningkatan inovasi teknologi. Journal Automation Computer Information System, 1(1), 26-36. https://doi.org/10.47134/jacis.v1i1.4
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Literasi Perpustakaan dan Informasi UHO: Jurnal Penelitian Kajian Perpustakaan dan Informasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










